Selasa, 07 Desember 2010

Survei: 53% Orang Berharap Sains Mampu Perpanjang Usia

LONDON - Sekira setengah populasi di Inggris percaya bahwa eksistensi alien dapat ditemukan dan usia dapat diperpanjang dengan bantuan ilmu pengetahuan.

Riset yang dilakukan oleh institusi sains tertua di dunia, Royal Society Inggris, menemukan jika 66 persen dari seluruh responden yang terlibat, menganggap pengendalian dan pemberantasan penyakit harus menjadi prioritas utama dalam setiap aksi sains.

Selain itu, sekira 53 persen dari responden juga mengatakan jika mereka sangat menginginkan sains mampu membuat usia hidup mereka lebih panjang.

Presiden Royal Society, Martin Rees, mengatakan bahwa kehidupan manusia modern sekarang sangat jauh berbeda dengan nenek moyang di jaman dahulu karena sains saat itu berada dalam masa pertumbuhan. Royal Society sendiri telah didirikan sejak 1660.

"Ilmu pengetahuan adalah pencarian tanpa akhir untuk bisa memahami, dan selama 350 tahun mendatang, penemuan sains akan bisa dikembangkan untuk menyembuhkan kanker, solusi perubahan iklim, dan bahkan menemukan kehidupan di luar planet (alien)," ujar Rees, seperti dikutip melalui Reuters, Rabu (1/12/2010).

Terkait dengan pengembangan vaksinasi baru, setelah kanker, vaksin pencegah HIV/AIDS juga merupakan hal yang cukup penting baru sekira 60 persen responden di dunia maya, sedangkan kebutuhan vaksin malaria juga dianggap penting bagi 39 persen responden. 

"Tidak ada cara yang lebih baik dalam merayakan ulang tahun Royal Society ke-350, selain dengan melihat masa depan ilmu pengetahuan, yang dibangun di atas dasar penelitian mutakhir saat ini," ujar Rees.

Survei yang melibatkan sekira 2.000 responden ini menemukan jika hampir setengah dari orang di Inggris, atau sekira 44 persen, percaya dengan adanya alien. Lalu lebih dari sepertiga responden menganggap ilmuwan harus secara aktif mencari dan mencoba melakukan kontak dengan alien. Dari sepertiga responden yang berpikiran seperti itu, sekira 46 persennya adalah lelaki. Namun begitu, hanya satu dari 10 responden yang meyakini jika eksplorasi luar angkasa akan menjadi prioritas utama dalam komunitas ilmiah.

Setelah masalah kesehatan, perubahan iklim adalah prioritas tertinggi berikutnya bagi publik, dengan sepertiganya menganggap hal tersebut sangat penting. Angka ini meningkat sampai 44 persen di antara responden usia 18 sampai 24 tahun. Hasil ini menunjukkan bahwa generasi muda lebih selaras dengan ancaman pemanasan global. (srn)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
;